MAKASSAR — Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Luwu Raya (BPW KKLR) Sulawesi Selatan menggelar rapat pengurus untuk membahas peran strategis organisasi dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Luwu (HJL) dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) Tahun 2026.
Rapat yang berlangsung di Sekretariat KKLR Sulsel, Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Sabtu (3/1/2026) tersebut dirangkaikan dengan silaturahmi pengurus serta peresmian penggunaan sekretariat baru KKLR Sulsel yang telah rampung direnovasi beberapa bulan lalu.

Rapat dipimpin langsung Ketua BPW KKLR Sulsel Ir. Hasbi Syamsu Ali dan dihadiri jajaran pengurus BPW KKLR Sulsel, antara lain Sekretaris BPW KKLR Sulsel Asri Tadda, Kabid Pengembangan Jaringan Usaha Muaz Yahya, Kabid Pengembangan SDM Hamzah Jalante, Kabid Kesehatan dr. Andi Yusuf, Kabid Tani dan Nelayan Husba Phada, serta pengurus lainnya.
Sejumlah pengurus Badan Pengurus Pusat (BPP) KKLR turut hadir dan memberikan pandangan strategis, di antaranya Wakil Ketua Umum BPP KKLR Dr. Abd Talib Mustafa yang juga Koordinator Wilayah KKLR Indonesia Timur, Kabid Kelautan, Perikanan dan Kehutanan Bachrianto Bachtiar, Kabid Organisasi dan Keanggotaan Baharuddin Solongi, serta Wasekjen Organisasi dan Keanggotaan Syahruddin Hamun.

Dalam rapat tersebut, Ketua BPW KKLR Sulsel Ir. Hasbi Syamsu Ali menegaskan bahwa HJL dan HPRL 2026 harus dimaknai sebagai momentum konsolidasi peran organisasi, bukan sekadar agenda seremonial tahunan.
“KKLR Sulsel harus mengambil posisi strategis dalam peringatan HJL dan HPRL 2026. Bukan hanya hadir, tetapi terlibat aktif dan memberi kontribusi nyata,” ujar Hasbi.
Ia menjelaskan, peringatan HJL–HPRL 2026 yang akan dipusatkan di Kota Palopo pada 19–24 Januari 2026 menjadi ruang penting untuk menguatkan agenda besar Wija to Luwu, khususnya perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya yang diawali dengan pembentukan Kabupaten Luwu Tengah.

Sejumlah agenda strategis yang dibahas dalam rapat antara lain partisipasi KKLR Sulsel dalam Silaturahmi Nasional (Silatnas) ke-2 Wija to Luwu yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Januari 2026 di Palopo, pelaksanaan Pasar Rakyat bekerja sama dengan Universitas Andi Djemma pada 21–22 Januari 2026 di kawasan Istana Kedatuan Luwu, serta ziarah ke Makam Pahlawan Nasional Datu Andi Djemma di Taman Makam Pahlawan (TMP) Makassar pada 19 Januari 2026.
“Melalui kegiatan-kegiatan ini, KKLR Sulsel ingin memastikan kehadiran organisasi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sekaligus memperkuat nilai historis dan perjuangan kolektif Wija to Luwu,” kata Hasbi.
Rapat pengurus ini menjadi bagian dari konsolidasi internal KKLR Sulsel dalam mempertegas peran strategis organisasi sebagai wadah pemersatu Wija to Luwu, sekaligus mitra aktif dalam mengawal agenda sejarah dan aspirasi masyarakat Luwu Raya pada momentum HJL–HPRL 2026. (*)










