5 October 2026 #Berita

Andi Iskandar “Opu Erang” Wafat, Ketua KKLR Sulsel: Kami Merasa Sangat Kehilangan

Andi Iskandar Opu Erang

MAKASSAR — Keluarga besar Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Sulawesi Selatan berduka. Andi Iskandar yang akrab disapa Opu Erang, tokoh masyarakat Kabupaten Luwu yang selama ini aktif membantu berbagai kegiatan KKLR, meninggal dunia pada Minggu (4/10/2026).

Opu Erang mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Makassar.

Kabar wafatnya tokoh masyarakat Belopa tersebut menyebar luas di kalangan keluarga, kerabat, serta masyarakat Luwu Raya melalui berbagai grup percakapan.

“Innalillahi wa inna ilaihi raajiun. Telah meninggal dunia Andi Iskandar atau Opu Erang baru saja di RS Wahidin,” demikian bunyi pesan duka yang beredar di berbagai grup WhatsApp masyarakat Luwu Raya.

Bagi keluarga besar KKLR Sulsel, kepergian Opu Erang menjadi kehilangan tersendiri. Selama ini, almarhum dikenal sebagai salah satu figur yang menjadi perwakilan informal KKLR Sulsel di Kabupaten Luwu, terutama ketika organisasi menggelar kegiatan sosial, kemasyarakatan maupun agenda keorganisasian di wilayah tersebut.

Ketua BPW KKLR Sulawesi Selatan, Ir. Hasbi Syamsu Ali, MM, menyampaikan dukacita mendalam atas kepergian almarhum.

“Innalillahi wa inna ilaihi raajiun. Kami berdukacita yang mendalam atas kepergian almarhum Andi Iskandar atau Opu Erang,” kata Hasbi.

Menurutnya, Opu Erang merupakan sosok yang memiliki hubungan baik dengan keluarga besar KKLR Sulsel. Almarhum juga dinilai banyak memberikan kontribusi, baik dalam kegiatan organisasi maupun agenda sosial kemasyarakatan yang melibatkan KKLR.

“Beliau salah satu figur yang begitu baik dan banyak berkontribusi bagi KKLR. Kami merasa sangat kehilangan,” ujar Hasbi.

Aktif dalam Kegiatan Kemanusiaan KKLR

Salah satu kiprah Opu Erang bersama KKLR Sulsel terlihat saat bencana banjir melanda Desa Kadundung, Kecamatan Bajo Barat, Kabupaten Luwu, pada Mei 2024.

Ketika itu, Opu Erang dipercaya menjadi Koordinator Posko KKLR Sulsel Peduli di Belopa. Bersama tim, ia ikut mengoordinasikan bantuan dan turun langsung membantu warga yang terdampak banjir.

Sebanyak 300 paket nasi kotak dibagikan kepada masyarakat sebagai bagian dari aksi kemanusiaan KKLR Sulsel.

Peran tersebut menunjukkan keterlibatan Opu Erang dalam kegiatan sosial KKLR, khususnya di wilayah Kabupaten Luwu. Ia tidak hanya membantu dari sisi koordinasi, tetapi juga menjadi salah satu figur yang membuka akses dan menghubungkan organisasi dengan masyarakat setempat.

Kedekatan Opu Erang dengan KKLR Sulsel juga terlihat dalam kegiatan organisasi menjelang Pemilu 2024.

Saat KKLR Sulsel menggelar roadshow pada Rabu (2/8/2023), almarhum menjadi salah satu tuan rumah kegiatan tersebut. Agenda itu berlangsung di Cafe HRM miliknya yang berada di kawasan Balo-balo, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu.

Birokrat Senior Pemkab Luwu

Di luar aktivitas sosial kemasyarakatan, Andi Iskandar dikenal sebagai salah satu birokrat senior di lingkungan Pemerintah Kabupaten Luwu.

Almarhum pernah menduduki sejumlah jabatan di lingkup Pemkab Luwu. Jabatan terakhir yang diembannya adalah Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Luwu pada masa pemerintahan Bupati Basmin Mattayang.

Di tengah kesibukannya sebagai birokrat, Opu Erang tetap dikenal aktif dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, khususnya di Belopa dan wilayah Kabupaten Luwu.

Bagi KKLR Sulsel, jejak keterlibatan tersebut menjadi bagian dari kenangan atas sosok Opu Erang yang selama ini hadir dalam berbagai momentum organisasi dan kegiatan sosial.

Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, kolega, serta masyarakat Luwu Raya yang mengenalnya.

Keluarga besar KKLR Sulsel menyampaikan doa agar seluruh amal ibadah dan kebaikan almarhum diterima oleh Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.

Selamat jalan, Opu Erang. (*)

Informasi Lainnya