23 July 2025 #Berita

BPW KKLR Sulsel Klarifikasi Soal Pelantikan dan Raker BPD KKLR Luwu Utara: “Kami Tidak Terlibat”

BPW KKLR Sulsel Klarifikasi Soal Pelantikan dan Raker BPD KKLR Luwu Utara

MAKASSAR – Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Provinsi Sulawesi Selatan mengeluarkan klarifikasi resmi terkait beredarnya undangan acara pelantikan dan rapat kerja KKLR Kabupaten Luwu Utara yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 26 Juli 2025.

Dalam surat klarifikasi yang ditandatangani oleh Ketua BPW KKLR Sulsel, Ir. Hasbi Syamsu Ali, dan Sekretaris Asri Tadda, pihaknya menegaskan tidak memiliki keterlibatan apa pun dalam kegiatan tersebut.

“BPW KKLR Sulsel tidak terlibat dan tidak ada keterkaitan sama sekali dengan acara Pelantikan dan Rapat Kerja KKLR Luwu Utara sebagaimana informasi yang beredar beberapa hari terakhir,” tulis pernyataan tersebut.

BPW KKLR Sulsel menyebutkan bahwa sejak 20 Mei 2025, mereka telah melimpahkan sepenuhnya persoalan menyangkut KKLR Kabupaten Luwu Utara ke Badan Pengurus Pusat (BPP) KKLR, sebagaimana tercantum dalam surat bernomor 012/B/BPW-KKLR-SULSEL/V/2025.

Salah satu poin yang disoroti dalam klarifikasi itu adalah dicantumkannya nama Ketua BPW KKLR Sulsel dalam rundown acara sebagai pihak yang akan memberikan sambutan. Menurut BPW, hal tersebut merupakan klaim sepihak yang tidak dapat dibenarkan.

“Pencantuman dalam rundown acara berupa Sambutan Ketua BPW KKLR Sulsel Ir. H. Hasbi Syamsu Ali, MM adalah hoax dan merupakan tindakan klaim sepihak yang dapat dipersepsikan seolah-olah acara tersebut mendapatkan legitimasi dari BPW KKLR Sulsel, padahal sama sekali tidak benar,” tegas pernyataan tersebut.

Atas kejadian ini, BPW KKLR Sulsel mengaku tengah mempertimbangkan langkah hukum terhadap pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab, demi menjaga etika dan marwah organisasi.

“Kami mempertimbangkan untuk mengambil langkah hukum yang dianggap perlu terhadap tindakan tersebut sebagai konsekuensi agar semua pihak senantiasa dapat menjaga etika berorganisasi yang sehat,” tulisnya.

BPW KKLR Sulsel berharap klarifikasi ini menjadi perhatian semua pihak dan dapat meluruskan informasi yang beredar di publik. (*)

Informasi Lainnya